Translate

Jumat, 31 Oktober 2014

Aia Tajun (Air Terjun) Gadih Ranti



Aia Tajun (Air Terjun) Gadih Ranti ini terletak di perbatasan Jorong Dama Gadang dengan Jorong Arikia Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Untuk bisa sampai kesana kita harus melewati jalan dari Lubuak Sao, sekitar 56 Km dari Kota Bukittinggi atau 11 Km dari Lubuk Basung Ibu Kota Kabupaten Agam.
  


Berada di ketinggian ± 900 mdpl pada posisi kira-kira 100.190849 BT dan 0.308647 LS air terjun dengan ketinggian ± 45 Meter ini memang sangat eksotis. Disamping dua air terjun yang meniupkan titik-titik embun, disamping sebelah kiri terdapat pula beberapa air terjun kecil sehingga menambah indah nya pesona Aia Tajun “Gadih Ranti” ini. 

Air Terjun Badorai


Air Terjun Badorai berada di kaki Gunung Merapi diatas Sungai Pua. Disini  terdapat 4 air terjun dengan ketinggian bervariasi. Namun yang paling dikenal adalah air terjun badorai  1, badorai 2 dan badorai 3.  Lokasi ketempat objek ini berdekatan satusama lain.
Air terjun Badorai 1 memili kiketinggian  ± 50 m, Badorai2 memiliki ketinggian  ± 50 m dan Badorai 3 memiliki ketinggian ± 20 m. Badorai 3 merupakan air terjun yang paling banyak dikunjungi. 

Lokasi terletak di Nagari Sungai Puar, Kecamatan sungaipuar, Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat, berjarak  ± 8 Km dari kota Bukittinggi. Untuk menuju kelokasi ini harus sedikit mendaki keatas gunung tidakbisamenggunakankendaraan.

Taman Agrowisata Lasi


TAMAN AGROWISATA LASI

Ekowisata Lasi Gunung Merapi terletak di pulau Sumatra, tepatnya di Nagari Lasi, kecamatan Candung, Kabupaten Agam Sumatra Barat. Dengan menempuh perjalanan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat sekitar 15 kilometer kearah Timur Bukittinggi, anda akan sampai di obyek wisata ini.Dilokasi ekowisata ini, anda bisa menjumpai perkebunan markisa, jeruk dan sayur-sayuran. Disamping menikmati kesegaran udara pegunungan, anda bisa menyaksikan pemandangan alam yang indah dengan kota Bukittinggi dari kejauhan. Ada beberapa kegiatan wisata yang sering dilakukan disini seperti Kemah Seniman, Hiking, Trekking, Outbond, pelestarian lingkungan dan kegiatan tahunan Pekan Ekowisata. 


Ekowisata Lasi Gunung Merapi menawarkan berbagai keindahan yang sulit terlupakan. Berada di pegunungan, di obyek wisata lingkungan ini anda bisa menemukan perkebunan markisa, jeruk dan sayur – sayuran. Perkebunan ini dikelola oleh masyarakat sekitar sebagai mata pencaharian. Tentunya anda bisa membawa buah – buah dan sayuran tersebut sebagai buah tangan ketika pulang nanti. Selain perkebunan buah dan sayuran, di obyek wisata ini anda juga bisa melakukan kegiatan berkemah (camping), hiking, trekking, maupun outbound. Anda juga dapat menikmati pesona kota Bukittinggi dari kejauhan.

Gunung Singgalang

Gunung Singgalang  

Gunung Singgalang dengan ketinggian  2,877 meter dari permukaan laut. Gunung Singgalang secara geografis terletak di Kabupaten Agam. Gunung ini berdiri kokoh tepat berada di sebelah gunung Merapi.
Gunung Singgalang mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung. Hutan Dipterokarp Bukit adalah kawasan hutan yang terdapat di ketinggian antara 300 – 750. Spesies utamanya ialah Pokok Seraya, Pokok Keruning, dan Pokok Meranti. Hutan Dipterokarp Atas adalah kawasan hutan yang terdapat pada ketinggian 750 – 1,200 meter, spesies utamanya terdiri dari Pokok Meranti Bukit dan Pokok Damar Minyak. Hutan Montane merujuk kepada kawasan hutan yang terdapat pada ketinggian 1,200 – 1,500 meter, spesies utamanya terdiri dar Pokok Mempening, Pokok Berangan, Pokok Damar Minyak, dan Pokok Podo. Hutan Ericaceous atau hutan gunung merujuk kepada kawasan hutan yang terdapat pada ketinggian melebihi 1,500 meter, spesies utamanya terdiri dar Pokok Kelat, Pokok Periuk Kera, dan berbagai-bagai jenis belukar, buluh, resam, paku-pakis, dan Lumut.
Gunung Singgalang, merupakan Gunung api yang tidak aktif. Gunung ini ditutupi hutan hujan tropis, trek pendakian terjal dan terdapat 2 buah telaga di daerah puncak yaitu “Telaga Dewi” dan “Telaga Kumbang”. 

Untuk mencapai lokasi, dari Bandara Ketaping Padang menuju Bukittinggi, perjalanan ditempuh selama lebih kurang 2 jam perjalanan . Jalur Pendakian bisa dilalui dari 3 tempat, dari Koto Baru (Pandai Sikek), dari Balingka dan dari Toboh (Kenagarian Malalak). Bagi yang mengambil rute pendakian dari Koto baru, perjalanan dimulai dari kota Padang kemudian turun di Koto Baru, perjalaan dilanjutkan ke Pandai Sikek dengan angkutan kota . Rute pendakian dari Balingka, perjalanan dimulai dari padang turun di Padang Luar (Bukittinggi), dari Padang Luar menuju Batu Tagak , dengan menggunakan angkutan pedesaan Batu Tagak-Panambatan. Sementara bagi yang mengambil rute dari Toboh, perjalanan dimulai dari kota Padang kemudian turun di Padang Luar (Bukittinggi) kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Toboh

Lokasi Gunung Singgalang dekat dengan kota Bukittinggi tetapi secara geografis gunung ini terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Indonesia.  

HOMESTAY LAWANG PARK

HOMESTAY LAWANG PARK

Lawang Park pilihan terbaik menginap sambil menikmati keindahan alam yang luar biasa yaitu View Danau Maninjau dan kearifan lokal lainya. Lawang Park adalah kawasan wisata yang memberikan suasana sangat istimewa, lahir dari konsep wisata dengan perpaduan seluruh potensi dan unsur yang ada di Nagari Lawang, Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dengan jargon "Holiday, Outbound Training, Playing, Learning, Adventure and Make The Best Character With Lawang Park"
Di Lawang Park terdapat penginapan dilengkapi air panas dan free wifi, gazebo dan restoran khas masakan kampung. Bagi pencinta wisata adventure disediakan flying fox sepanjang 200m, highrope, paintball, terbang layang (paragliding), susur sungai/goa, terabas, bunga raflesia & kawasan air terjun tujuh tingkat. 

Selain itu di kawasan ini kita juga dapat menikmati budaya dan tradisi lokal yang merupakan warisan turun-temurun seperti kegiatan kilang tebu tradisional, bercocok tanam padi sawah tradisional, tari tradisional (talempong, pupuik padi, tambu tansa, tari piring dll), silat kampung dan kegiatan tradisional lainya.
Agar memberikan kepuasan optimal bagi kostumer, kami menyediakan paket program corporate/perusahaan outbound dan program student/siswa outbound yang jarang dijumpai di tempat lain. Oleh karena itu, kami yakin, kedatangan anda ke Lawang Park mampu menorehkan kenangan indah yang tidak terlupakan.


OFFROAD

OFFROAD


Offroad bertaraf nasional bertajuk “Lintang Enam Harimau Agam Offroad Warrior Series 2012” pernah diselenggarakan di atas medan ekstrem yang terhampar luas di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, dari 22-24 Juni 2012, untuk mengejar poin tertinggi dalam olahraga tersebut.

Ada dua kelas perlombaan, yakni kelas A untuk jip bermesin di bawah 2.500 cc dan kelas B untuk mesin di atas 2.500 cc. Setiap kelas disiapkan hadiah uang dan tropi untuk juara I hingga III. Selain itu, juga ada kejuaraan team yang menjadi favorit dan bergengsi bagi para offroader.
Para peserta  berasal dari daerah Pekanbaru, Duri, Kerinci, Sidempuan, dan Bengkulu. Sedangkan dari Suar, yakni Padang, Solok, Padang panjang, Payakumbuh dan Pasaman. 

Pelepasan peserta dilakukan langsung Bupati Agam Indra Catri di Garadahan, Lubuk Basung. Usai dilepas, semua peserta menuju perbukitan Garadahan untuk menuntaskan etape Country Road (CR). 

AIR TERJUN SARASAH

AIR TERJUN SARASAH



Air Terjun Sarasah Gantuang atau dikenal dengan nama Air Terjun Tiga Tingkat terletak antara dua lembah raksasa, yang airnya terus mengalir ke tengah nagari Palupuah.  Air terjun ini terdiri dari tiga tingkatan dimana tingkat pertama paling atas sarasah ini memiliki ketinggian terjunan air sekitar 10 m dengan sebuah telaga batu yang kerap memancarkan kilauan pelangi jika terkena sinar matahari. 

Untuk tingkat kedua dan ketiga diperkirakan masing-masing memiliki ketinggian antara 12 hingga 14 meter, juga dengan telaga seukuran diameter lima meter.  Dari kedua air terjun itulah tersembul uap air dan embun yang mengepul seperti cendawan raksasa.  Bahkan dari tingkat itu pula selalu terdengar gemuruh hempasan air. 

Untuk menuju ketingkat dua, masih mudah untuk ditempuh dengan jalan kaki. Tapi untuk ketingkat terakhir, terpaksa harus merangkak dikarenakan medan terjal dan licin.

Penduduk di sekitar kawasan air terjun mengkeramatkan sarasah ini. Mereka percaya setiap ada musibah yang akan menimpa, air sarasah akan bergemuruh atau akan keluar ikan bersirip emas dari dasar telaga.  Karena kepercayaan itu pula penduduk tidak berani menebang pohon dekat sarasah.

Lokasi Terletak di Jorong Sungai Guntuang, Kanagarian Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat.
Berjarak sekitar 7 km dari pusat Nagari Pasia Laweh, menuju Nagari Pagadih, Palupuh. Persisnya ditengah deretan Bukit Barisan, yang mendaki dan menurun diantara lembah hijau ditengah punggung Sumatera. Jalan ke Sarasah Guntuang cukup bagus dan mulus, tapi memiliki beberapa tanjakan dan turunan tajam yang cukup menggigilkan telapak kaki.